TERNYATA ALLAH MASIH MENYAYANGI KITA
Rasa hati itu ditahan berhari-hari. Hingga rasa itu mulai menguasai. Hnya hari itu membuat dalam sebuah tanya, aakah Allah masih menyayangi?. Hari hujan gerimis sedari pagi. Langkahnya bulat bertanya kepadaNya. Diambillah wudlu dan sholat dua rakaat. Dan setelahnya diangkat sebuah doa, "ya Allah apakah Engkau masih menyayangiku? Jika Engkau masih menyayangiku beri aku tanda, dengan kiriman buah durian yang musim ini keluargaku hanya bisa memimpikannya". Agak aneh memang senandung doanya. Namun itulah batas pengetahuan yang ada. Hari menjelang sore dan masih diguyur hujan. Ketika datang seorang dari kejauhan menenteng durian dikanan dan kirinya. Begitu sampai rumahnya disampaikan pesan olehnya., untuk mengantarkan durian ini sebagai pemberian. Begitu terkejut ibu ini menyaksikan. Tak kuasa air mata mengalir tanda rasa bersalah telah meragukan sayangnya Allah kepadanya. Diambilnya sujud syukur dan dengan kesalahan memohon diampunkan karena sempat meragukan. Pikirnya Allah meninggalakannya., ternyata Allah menyayanginya. Allah sayang kepada kita. Dengan keadaan apapun yang sedang kita terima. Hanha butuh hikmah untuk melihatnya dan tidak sekedar pandangan mata belaka. Boleh jadi sudah disiapkan hal indah menanti di balik sabarnya kita meniti ketentuanNya. Semoga hati kita tetap setia memtaati Allah dalam segala suasana..